KPU Prioritaskan Warga Termarjinalkan

KPU Prioritaskan Warga Termarjinalkan
kpu-jember (3)

Divisi Sosialisasi dan Hubungan Antar Lembaga KPU Jember, Ahmad Hanafi memberikan materi terkait kampanye kepada PPK Jember.

JEMBER – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember memprioritaskan kaum termarginalkan dan pemilih pemula dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2015 ini.

Hal ini diungkapkan oleh Divisi Sosialisasi dan Hubungan Antar Lembaga KPU Jember, Ahmad Hanafi saat Rapat Koordinasi dan Sosialisasi bersama anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) divisi sosialisasi se Kabupaten Jember, Kamis (10/9) di Aula KPU Jember.

“Tujuan dari rapat ini untuk evaluasi keberhasilan sosialisasi yang telah dilakukan oleh pelaksana Pilkada yakni PPK dan PPS se Kabupaten Jember. Selain itu, kami juga merancang desain sosialisasi yang baru untuk ke depannya,” kata Hanafi.

Hanafi menjelaskan, banyaknya pemilih pemula dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Kabupaten Jember membuat pihaknya harus berusaha maksimal untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, terutama bagi pemilih pemula.

“Prioritasnya memang pemilih pemula dan warga yang termarginalkan atau warga yang sulit mengakses informasi. Kedua sasaran prioritas ini dipetakan karena mereka minim pengalaman dan informasi pelaksanaan Pemilu,” jelas mantan Jurnalis ini.

Berdasarkan data DPS Jember, jumlah pemilih pemula dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jember periode 2015 – 2020 ini sebanyak 27.864 orang. Dengan rincian jumlah pemilih pemula berjenis kelamin laki – laki sebanyak 13.800 orang. Sedangkan jumlah pemilih pemula berjenis kelamin perempuan sebanyak 14.064 orang.

“Jumlah yang besar ini akan menjadi investasi pendidikan politik untuk pelaksanaan Pemilu yang akan datang. Karena mereka sudah memahami tata cara pemilihan dalam Pemilu,” ujarnya.

“Sedangkan untuk kaum marginal bisa saja diakibatan kondisi geografisnya. Sehingga mereka sulit mengakses informasi media umum. Kami menginginkan adanya sosialisasi ini berjalan masif dan efektif,” imbuh Hanafi.

1Namun, bukan berarti KPU Jember tak memperdulikan segmentasi pemilih yang lain. Hanafi menghimbau, seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam Pilkada ini. Bagi masyarakat yang telah mendapatkan pendidikan politik dalam Pilkada diharapkan untuk mentransformasikan kepada pemilih yang lain.

“Maka dari itu kami mengundang anggota PPK divisi sosialisasi se Kabupaten Jember. Hal ini ditujukan agar sosialisasi Pilkada di Jember semakin tajam dan sampai ke seluruh masyarakat Jember,” tandasnya.

Sekedar informasi, dalam Pilkada Jember periode 2015 – 2020 ini, total jumlah pemilih dalam DPS sebanyak 1.930.863 pemilih. Dengan rincian, jumlah pemilih laki – laki sebanyak 955.346 orang, jumlah pemilih perempuan sebanyak 975.517 orang.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan