Jember, (KPU) – Makin banyak angka golput dan kurangnya minat masyarakat berpatisipasi dalam penyelenggaraan pemilihan baik nasional ataupun regional, menurunnya partisipasi masyarakat dalam pemilihan akan berimbas pada kualitas demokrasi

Hal ini tidak sebanding dengan hasil pemilihan yang memberikan dampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap seluruh elemen masyarakat melalui peraturan berikut kebijakan yang nantinya akan dikeluarkan sebagai wujud pelaksanaan visi dan misi calon yang sudah terpilih. Sikap acuh terhadap pesta demokrasi ini, juga tak sebanding dengan harapan yang tinggi masyarakat terhadap kemajuan pembangunan dimasa mendatang.

Perlu disadari bahwa pemilihan dilaksanakan tidak hanya sebagai bentuk perwujudan sila ke-empat Pancasila namun juga bagian dari campur tangan rakyat sebagai pemilik sah negara untuk menjalankan sebuah negara. Dalam hal ini khususnya daerah Kabupaten Jember yaitu pemilihan serentak pada 23 September 2020 mendatang.

Semakin banyak masyarakat menggunakan hak pilihnya maka calon pemimpin yang terpilih semakin berkualitas karena terpilih dengan mayotitas pemilih.

Seperti KPU Jember dalam pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati jember pada tangal 23 september 2020 dengan mengambil tagline “Ayo Memilih, Pemilih cerdas jember berkualitas” dengan harapan seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk jember yang lebih berkulitas.(tekmas/selly)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here