KPU Jember Gelar Pleno Rutin: Bahas Persiapan Qurban 1447 H, Website JDIH, dan Inovasi Pelatihan CPNS
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Mengawali gerak organisasi di bulan Mei, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menggelar Rapat Pleno Rutin pada Senin, 4 Mei 2026. Forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat kabupaten ini dilaksanakan secara tatap muka di Ruang Media Center Kantor KPU Jember mulai pukul 10.00 WIB. Pertemuan strategis ini merujuk pada surat undangan nomor 65/TU.01.1-UND/3509/2026 sebagai bagian dari agenda koordinasi berkala lembaga. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KPU Jember, Dessi Anggraeni. Turut hadir jajaran komisioner lainnya seperti Andi Wasis, Zeni Musafa, dan Hendra Wahyudi. Selain unsur pimpinan, Sekretaris KPU Jember Agus Zainur Rahmat beserta seluruh Kepala Subbagian (Kasubbag) hadir untuk memberikan laporan teknis terkait evaluasi dan rencana kerja ke depan. Fokus diskusi kali ini mencakup tiga poin utama. Pertama, persiapan teknis pelaksanaan ibadah penyembelihan hewan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kedua, penguatan transparansi melalui optimalisasi implementasi website JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum) agar akses informasi produk hukum lebih mudah dijangkau publik. Ketiga, pembahasan mengenai rencana tindak lanjut inovasi pelatihan dasar bagi CPNS formasi tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Zeni Musafa selaku Divisi Hukum dan Pengawasan menekankan pentingnya integrasi sistem digital. "Implementasi website JDIH yang lebih mutakhir bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk nyata komitmen kita dalam menyediakan keterbukaan informasi hukum yang akurat bagi masyarakat Jember," tegasnya di sela-sela rapat. Melalui sinergi yang terbangun di awal bulan ini, KPU Kabupaten Jember berupaya memastikan seluruh aparatur sipil dan pimpinan memiliki frekuensi yang sama dalam menjalankan program kerja. Langkah strategis ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola birokrasi yang lebih profesional, solid, dan akuntabel demi mendukung keberlangsungan demokrasi di wilayah Kabupaten Jember. (dwp) ....
Menuju Predikat WBK 2026, KPU Jember Pertajam Kesiapan Zona Integritas
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Segenap jajaran pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pengusulan Satuan Kerja untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026. Pertemuan yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Timur secara daring ini diikuti melalui Media Center KPU Jember pada Senin (27/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah konkret menindaklanjuti Surat Dinas Sekretaris Jenderal KPU Nomor 1086/TU.01-SD/10/2025 dan Surat Undangan KPU Provinsi Jawa Timur Nomor 70/PW.02-Und/35/2/2026. Dalam agenda tersebut, seluruh komisioner KPU Jember hadir secara lengkap, yakni Dessi Anggraeni (Ketua), serta Andi Wasis, Hendra Wahyudi, Feri Agus Rudianto, dan Zeni Musafa selaku Anggota. Dari jajaran Sekretariat, hadir Sekretaris KPU Jember, Agus Zainur Rahmat, didampingi para Kepala Sub Bagian: Joko Nugroho (Perencanaan, Data, dan Informasi), Siti Nur Indah (Partisipasi, Humas, dan SDM), Minati Mukminin (Keuangan, Umum, dan Logistik), serta Adi Setiawan (Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum). Dalam arahannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Aang Kunaifi, menekankan pentingnya komitmen seluruh personel dalam membangun birokrasi yang bersih. Sementara itu, narasumber Qonita Dina Latansa memaparkan materi krusial mengenai Syarat Pengusulan Satker dan evaluasi Lembar Kerja Evaluasi (LKE). Beliau menegaskan, "Keberhasilan meraih predikat WBK bukan hanya soal nilai di atas kertas, tetapi bagaimana nilai-nilai integritas tersebut terinternalisasi dalam budaya kerja setiap pegawai sehari-hari." Melalui rakor ini, KPU Jember berharap dapat mematangkan strategi pemenuhan indikator Zona Integritas. Dengan partisipasi aktif seluruh pimpinan, diharapkan tercipta tata kelola lembaga yang semakin transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk praktik korupsi demi meningkatkan kepercayaan masyarakat. (dwp) ....
KPU Kabupaten Jember Gelar Rapat Pleno Rutin April 2026 Guna Bahas Persiapan Evaluasi Zona Integritas
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember terus memantapkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola lembaga yang bersih dan transparan. Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Pleno Rutin edisi April 2026 yang berlangsung pada Senin, 27 April 2026. Pertemuan ini diselenggarakan di Ruang Media Center Kantor KPU Jember mulai pukul 10.00 WIB sesuai dengan surat undangan resmi Nomor: 60/TU.01.1-UND/3509/2026. Agenda utama dalam forum ini adalah penyusunan serta pemenuhan indikator dalam Lembar Kerja Evaluasi Zona Integritas (LKE ZI). Upaya kolektif ini merupakan bagian dari akselerasi reformasi birokrasi demi meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di lingkungan sekretariat. Melalui evaluasi yang mendalam, setiap divisi diharapkan mampu menunjukkan akuntabilitas kinerja yang optimal dalam melayani masyarakat. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Jember, Dessi Anggraeni, serta dihadiri secara lengkap oleh anggota komisioner lainnya, yakni Feri Agus Rudianto, Andi Wasis, Zeni Musafa, dan Hendra Wahyudi. Dari sisi kesekretariatan, Sekretaris KPU Jember, Agus Zainur Rahmat, hadir bersama seluruh jajaran Kepala Subbagian (Kasubbag) untuk memastikan seluruh dokumen pendukung administrasi terpenuhi dengan akurat. Dalam arahannya, Ketua KPU Jember menekankan pentingnya sinergi antar lini. "Penyusunan LKE ZI ini bukan sekadar pemenuhan dokumen formalitas, melainkan cerminan dari dedikasi kita dalam membangun sistem kerja yang profesional dan sepenuhnya bersih dari praktik korupsi," tegas Dessi Anggraeni. Melalui diskusi yang interaktif, para peserta membedah setiap indikator evaluasi untuk memastikan standar pelayanan publik dan tata kelola internal berjalan sesuai regulasi. Dengan semangat pembenahan berkelanjutan, KPU Jember optimis bahwa transformasi birokrasi ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten. (dwp) ....
KPU Jember Gelar Rapat Persiapan dan Pertanggungjawaban Anggaran Pelatihan Dasar CPNS 2025
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menyelenggarakan Rapat Persiapan dan Pertanggungjawaban Anggaran untuk Kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) dengan Metode Tatap Muka bagi CPNS Tahun 2025 beserta Mentor pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting yang berpusat di Ruang Media Center KPU Kabupaten Jember. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, Ibu Nanik Karsini. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap tahapan pelatihan. "Pelaksanaan Latsar bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan investasi sumber daya manusia. Saya berharap seluruh anggaran yang dialokasikan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan berorientasi pada peningkatan kompetensi CPNS," ujar Ibu Nanik Karsini dalam sambutannya. Hadir secara langsung di Media Center, Sekretaris KPU Kabupaten Jember, Bapak Agus Zainur Rahmat, didampingi oleh Kepala Subbagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia, Ibu Siti Nur Indah. Turut hadir dua mentor utama, yaitu Bapak Adi Setyawan (Kasubbag Teknis dan Hukum) serta Bapak Joko Nugroho (Kasubbag Perencanaan Data dan Informasi), untuk memberikan bimbingan teknis terkait penyusunan laporan dan persiapan metode tatap muka. Bapak Agus Zainur Rahmat menegaskan bahwa persiapan yang matang adalah kunci keberhasilan program ini. "Kami memastikan seluruh CPNS mendapatkan dukungan penuh dari para mentor. Kedisiplinan dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan tatap muka nanti akan menjadi cerminan integritas KPU Jember," tegasnya. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh CPNS Tahun 2025 KPU Kabupaten Jember, yakni Diyan Wahyu Pradana, Gerry Pratama Putra, Dian Ayu Widya Ningrum, Anggi Putri Lestari, Muhammad Armysyifa, Riska Agustia, dan Rahma Maulani. Rapat ini menjadi langkah strategis untuk mensinkronkan persepsi antara mentor dan peserta, sehingga pelaksanaan pelatihan dasar mendatang dapat berjalan efektif sesuai dengan target kinerja yang telah ditetapkan organisasi. (dwp) ....
KPU Jember Gelar Rapat Pleno Rutin April 2026: Bahas Anggaran hingga Dinamika Kepengurusan Parpol
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember melaksanakan kewajiban konstitusionalnya dengan menggelar Rapat Pleno Rutin bulan April Tahun 2026 pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan yang berlangsung secara tatap muka ini dipusatkan di Ruang Media Center KPU Jember berdasarkan surat undangan resmi nomor 51/TU.01.1-UND/3509/2026. Agenda ini menjadi forum krusial untuk memastikan tata kelola administrasi dan teknis kepemiluan tetap berjalan optimal di wilayah kerja KPU Jember. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KPU Jember, Dessi Anggraeni, serta dihadiri secara lengkap oleh para anggota komisioner: Andi Wasis (Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM), Hendra Wahyudi (Divisi Teknis Penyelenggaraan), Feri Agus Rudianto (Divisi Data dan Informasi), serta Zeni Musafa (Divisi Hukum dan Pengawasan). Dari jajaran sekretariat, hadir Sekretaris KPU Jember, Agus Zainur Rahmat, bersama para Kepala Sub Bagian yaitu Joko Nugroho, Siti Nur Indah, Minati Mukminin, dan Adi Setiawan. Dalam pengarahannya, Dessi Anggraeni menekankan pentingnya validasi data menyusul adanya perubahan kepengurusan di tingkat partai politik. "Pleno ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah preventif untuk memastikan bahwa setiap dinamika perubahan struktur kepengurusan parpol di Jember tercatat dengan akurat sesuai regulasi yang berlaku," tegas Dessi. Fokus diskusi juga menyasar pada evaluasi penyerapan anggaran periode berjalan. Sekretaris KPU Jember, Agus Zainur Rahmat, dalam laporannya mengingatkan seluruh sub bagian untuk menjaga kedisiplinan administratif. "Pengelolaan anggaran harus berjalan linier dengan jadwal tahapan yang sudah direncanakan. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dalam penggunaan dana publik demi menunjang kelancaran operasional di setiap divisi," ungkap Agus. Melalui koordinasi intensif antara pimpinan komisioner dan jajaran sekretariat ini, KPU Jember berkomitmen untuk terus menjaga integritas institusi. Dengan terlaksananya pleno rutin ini, diharapkan seluruh program kerja bulan April dapat terealisasi secara tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku demi suksesnya demokrasi di Kabupaten Jember. (dwp) ....
KPU Jember Terima Monitoring Aktualisasi CPNS Guna Tingkatkan Integritas Birokrasi
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Dalam upaya menjamin kualitas serta kompetensi sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menyelenggarakan kegiatan Monitoring Aktualisasi dan Habituasi bagi para peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Rabu (8/4/2026). Bertempat di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Jember, kegiatan evaluasi ini merupakan bentuk tindak lanjut resmi atas Surat Pemberitahuan Monitoring dengan Nomor B-201/Bdl.07/KP.02.1/04/2026 yang diterbitkan sebelumnya oleh pihak Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Keagamaan Surabaya. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri secara langsung oleh Ketua KPU Jember, Dessi Anggraeni, didampingi oleh Sekretaris KPU Jember, Agus Zainur Rahmat. Turut hadir memberikan dukungan penuh adalah jajaran Kepala Subbagian (Kasubbag), yakni Siti Nur Indah selaku Kasubbag Parhumas SDM, Minati Mukminin selaku Kasubbag Keuangan Umum Logistik, Adi Setyawan sebagai Kasubbag Teknis dan Hukum, serta Joko Nugroho yang menjabat sebagai Kasubbag Perencanaan Data Informasi. Dari pihak Balai Diklat Keagamaan Surabaya, hadir tim widyaiswara dan panitia monitoring yang terdiri dari Danang Eka Sandi, S.Sos., M.M., Drs. Wadi Rahmoko, M.M., dan Dedy Kurniawan, S.Pd.I. Monitoring ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana para peserta Latsar mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam lingkungan kerja nyata selama masa habituasi di satuan kerja masing-masing. Ketua KPU Jember, Dessi Anggraeni, memberikan kutipan penyemangat bagi seluruh peserta. “Kami sangat mendukung penuh proses habituasi ini. Harapannya, berbagai inovasi digital maupun administratif yang dibawa oleh rekan-rekan CPNS tidak hanya berhenti pada laporan pelatihan saja, melainkan benar-benar mampu memberikan dampak efisiensi nyata bagi kualitas pelayanan pemilu di Kabupaten Jember,” tuturnya di rapat. Sejalan dengan itu, Danang Eka Sandi, S.Sos., M.M., selaku perwakilan tim dari Balai Diklat Keagamaan Surabaya, turut memberikan apresiasi serta arahan teknis. “Proses monitoring berkala ini adalah upaya kolektif kita untuk memastikan bahwa setiap rancangan aktualisasi berjalan sesuai jadwal serta memenuhi standar kompetensi manajerial yang ditetapkan oleh pusat,” terangnya. Melalui evaluasi ini, KPU Jember membuktikan komitmennya dalam melakukan pembinaan SDM secara berkelanjutan guna mewujudkan birokrasi yang profesional. (dwp) ....
Publikasi
Opini
Jember, kab-jember.kpu.go.id - Gema takbir Idul Fitri 1447 H menjadi penanda kemenangan setelah sebulan penuh menahan hawa nafsu. Bagi keluarga besar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, momen fitri tahun ini memberikan ruang refleksi yang mendalam. Publik mungkin melihat masa non tahapan Pemilihan ini sebagai fase yang bersahaja dan sepi dari hiruk-pikuk politik. Namun di balik dinding kantor KPU, denyut nadi persiapan justru berdetak kencang dalam balutan harmoni spiritual dan profesionalisme. Bulan Ramadan yang baru saja berlalu bukan sekadar waktu menahan lapar, melainkan kawah candradimuka. Kantor KPU Jember menjelma menjadi ruang persaudaraan yang erat melalui kegiatan Tadarusan Bersama hingga khatam, pengajian rutin, serta hangatnya berbagi hidangan saat sahur dan buka bersama. Kebersamaan ini sukses mengokohkan ikatan kekeluargaan antarpegawai. Istimewanya, kekhusyukan ibadah tersebut tidak sedikit pun menyurutkan ritme kerja. Di tengah rutinitas puasa, berbagai agenda strategis tetap dieksekusi dengan prima. Rapat pleno rutin, simulasi Pelayanan Informasi Publik, Bimtek Penulisan Ilmiah tahapan pemilu, hingga partisipasi aktif dalam Semnas International Women’s Day KPU RI tetap berjalan optimal. Begitu pula dengan akurasi data pemilih yang terus dikawal melalui Rapat Koordinasi DPB hingga pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di lapangan. Bagi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tengah menjalani masa Pelatihan Dasar (Latsar) pada momen Ramadan hingga Idul Fitri ini, dinamika di KPU Jember adalah laboratorium hidup yang luar biasa. Menjadi sebuah bukti langsung bagaimana nilai-nilai dasar pelayanan publik tidak sekadar dihafal dalam modul pelatihan, melainkan benar-benar dihidupkan. Dedikasi seluruh jajaran yang tetap produktif mengawal transisi demokrasi meski dalam kondisi berpuasa adalah teladan nyata dari sebuah integritas. Kini, di hari yang suci, kita kembali ke fitrah. Harmoni antara tempaan spiritual dan komitmen kerja keras selama Ramadan adalah modal berharga. Soliditas ini menjadi fondasi kokoh bagi KPU Jember untuk memanaskan mesin birokrasi, bersiap menyelenggarakan tahapan Pemilihan tahun depan yang berkualitas. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal 'Aidin wal-Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Penulis : Diyan Wahyu Pradana - Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi CPNS KPU Kabupaten Jember
Jember, kab-jember.kpu.go.id - Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memiliki daya tarik besar bagi mahasiswa Sastra Indonesia semester lima yang ingin menyelami dunia profesional, termasuk penulis. Motivasi utamanya melampaui sekadar pemenuhan konversi SKS; ini adalah upaya strategis untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik lapangan guna mengasah hard skill maupun soft skill. Selama empat bulan bertugas di Komisi Pemilihan Umum (KPU), penulis berkesempatan mengimplementasikan berbagai kompetensi, mulai dari manajemen administrasi hingga komunikasi kelembagaan. Pengalaman ini sangat krusial dalam melatih adaptabilitas terhadap ritme dan budaya birokrasi pemerintahan. Kendati demikian, realitas di lapangan tidak selalu berjalan mulus sesuai ekspektasi awal, sehingga memunculkan urgensi bagi penulis untuk melakukan refleksi kritis demi perbaikan kualitas program magang di masa mendatang. Proses adaptasi di instansi pemerintah menjadi tantangan tersendiri, di mana penulis sempat mengalami kecanggunguan untuk berinisiatif di awal masa tugas yang berdampak pada kepercayaan diri. Selain itu, relevansi antara tugas harian dengan mata kuliah konversi dirasa belum maksimal, sehingga penerapan teori menjadi terbatas. Hambatan lain muncul dari dinamika komunikasi internal yang terkadang kurang empatik, yang berpotensi memengaruhi kenyamanan psikologis peserta magang. Masalah ini diperparah dengan sistem pendampingan yang belum terstruktur rapi; ketidakjelasan pembagian peran antara mentor lapangan dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) seringkali memicu kebingungan. Mekanisme umpan balik pun dinilai kurang transparan, di mana evaluasi kinerja jarang disampaikan secara langsung kepada peserta, melainkan melalui pembicaraan di luar forum pembinaan yang justru menimbulkan ketidaknyamanan. Sebagai langkah konstruktif, penulis merekomendasikan perombakan sistem mentoring agar lebih terorganisir dan komunikatif. Diperlukan evaluasi berkala, baik mingguan maupun bulanan, yang disampaikan secara lugas agar peserta dapat segera memperbaiki diri. Sangat penting bagi mitra magang untuk memahami substansi mata kuliah konversi agar dapat merancang penugasan yang terstruktur, bertarget, dan relevan dengan capaian pembelajaran mahasiswa. Dengan adanya peta kerja yang jelas, progres kompetensi peserta dapat terukur dengan baik. Terakhir, penciptaan lingkungan kerja yang mengedepankan etika komunikasi dan budaya saling menghargai mutlak diperlukan demi menjamin kesehatan mental serta profesionalisme selama kegiatan berlangsung. Penulis : Zulfa Yuli Asmawati - Mahasiswa FIB UNEJ 2023
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Program Magang Berdampak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) telah menjadi salah satu wadah strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di dunia kerja. Fakultas Hukum Universitas Jember (FH UNEJ) menjadi salah satu fakultas yang berpartisipasi aktif dalam program ini melalui kerja sama kelembagaan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember. Dalam pelaksanaannya, sejumlah mahasiswa FH UNEJ ditempatkan langsung di lingkungan KPU Jember untuk menjalani masa magang mulai 9 September hingga 5 Desember 2025. Kegiatan magang tersebut dilaksanakan di Kantor KPU Jember, tempat di mana mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem kerja profesional lembaga penyelenggara pemilu. Program ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai dinamika administrasi kepemiluan serta peran strategis KPU dalam menjaga kualitas demokrasi. Selain itu, magang ini menjadi bentuk implementasi kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga penyelenggara negara dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Mahasiswa menilai bahwa program ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berarti. Sejak hari pertama, para peserta magang disambut dengan tangan terbuka oleh seluruh jajaran KPU Jember. Sikap profesional yang disertai nuansa kekeluargaan menjadi nilai penting yang mahasiswa rasakan sepanjang pelaksanaan magang. Mahasiswa juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan, baik formal maupun nonformal, seperti mengikuti rapat, mendampingi kegiatan sosialisasi, melakukan penataan berkas di gudang logistik, menghadiri pengajian rutin bulanan, hingga mengikuti kegiatan anjangsana dan olahraga bersama setiap Jumat. Selain itu, mahasiswa mendapatkan kesempatan terlibat langsung dalam tugas teknis administrasi kepemiluan, termasuk proses input data C-Hasil dan D-Hasil Pemilu. Seluruh proses tersebut dilaksanakan dengan bimbingan dan arahan yang jelas dari pihak KPU, sehingga mahasiswa dapat memahami alur kerja serta standar operasional yang berlaku. mahasiswa juga memperoleh wawasan baru mengenai aktivitas KPU di luar masa tahapan pemilu, sebuah aspek yang jarang diketahui oleh publik maupun mahasiswa pada umumnya. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa FH UNEJ menilai bahwa KPU Jember berhasil menunjukkan bahwa profesionalitas dan kekeluargaan dapat berjalan beriringan. Lingkungan kerja yang suportif tidak hanya membantu mahasiswa beradaptasi, tetapi juga mendorong pengembangan kompetensi, kedisiplinan, dan etika kerja. Atas semua pengalaman dan pembelajaran tersebut, mahasiswa berharap agar kerja sama antara Fakultas Hukum Universitas Jember dan KPU Jember dapat terus terjalin dan dikembangkan di masa mendatang demi menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan di bidang kepemiluan dan hukum administrasi negara. Penulis : Dinda Alifa Maharena - Mahasiswa FH UNEJ 2022
Jember, kab-jember.kpu.go.id - Sebagai peserta CPNS KPU 2025 dengan latar belakang teknologi informasi, kami melihat Ortug (Orientasi Tugas) lebih dari sekadar tahap awal dalam perjalanan ASN. Ortug ini merupakan ruang strategis untuk membangun pemahaman menyeluruh tentang peran KPU dalam menjaga demokrasi, serta kesempatan untuk menyelaraskan kompetensi teknis dengan nilai-nilai ASN yang berintegritas. Kesan mendalam terhadap Ortug tahun ini adalah penekanannya pada nilai dasar ASN berAKHLAK (berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif) dan prinsip netralitas dalam penyelenggaraan pemilu. Dalam dunia teknologi informasi, prinsip ini selaras dengan semangat transparency by design, di mana sistem dibangun dengan akuntabilitas sebagai pondasi utama. Ortug juga membuka mata bahwa transformasi digital dalam pemilu bukan sekadar otomatisasi, tetapi transformasi nilai. Sebagai CPNS berlatar TI, kami melihat tantangan untuk mengembangkan sistem informasi pemilu yang tidak hanya efisien, tapi juga mampu menjaga integritas data pemilih, mengimplementasikan keamanan siber, dan keterbukaan informasi publik. Hal ini selaras dengan roadmap KPU menuju pemilu digital yang inklusif dan terpercaya. Ortug telah menegaskan bahwa menjadi bagian dari KPU bukan hanya soal menjadi birokrat, melainkan penjaga demokrasi berbasis data dan etika. Kami percaya, di era digital ini, profesional TI harus hadir sebagai katalis reformasi birokrasi, khususnya di lembaga strategis seperti KPU. Penulis : Ir (Cand.) Diyan Wahyu Pradana, S.Kom, MOS, GCE, MCE - Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi CPNS KPU Jember
JEMBER - Usia Jawa Pos Radar Jember yang telah memasuki seperempat abad di tahun 2024 ini, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk senantiasa hadir dalam mengawal setiap dinamika yang terjadi. Khususnya di Kota Cerutu, Kabupaten Jember, yang dicintai bersama ini. Ketua KPU Jember Dessi Anggraeni juga mengungkapkan demikian. Dessi menilai, sebagai media mainstream, Jawa Pos Radar Jember selama ini telah banyak memberikan warna dalam setiap dinamika pembangunan di Kabupaten Jember. Selama kurun waktu 25 tahun terakhir. "Radar Jember selama 25 tahun ini telah banyak memberi warna, berkontribusi dalam setiap kontestasi politik, dan mewujudkan tegaknya demokrasi di Jember ini," kata Dessi, kemarin (15/7). Dessi juga mengutarakan, pada setiap kontestasi politik, media memiliki peranan yang cukup vital. Dia mengharap, Radar Jember dapat mengambil peran, salah satunya menyuguhkan informasi tentang literasi kepemiluan dan seputar edukasi politik. "Lebih-lebih di tahun politik ini, kami mengharap Radar Jember bisa memberikan edukasi politik kepada masyarakat. Saya rasa banyak hal yang bisa dilakukan media sebesar Radar Jember. Tidak selalu berupa berita, namun bisa dengan event, ataupun kegiatan lain yang melibatkan berbagai masyarakat," tegas Dessi.