KPU Jember Gelar Rapat Pleno Rutin, Bahas Perencanaan Program PDPB Triwulan I hingga Persiapan Agenda Ramadan
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Memasuki pekan kedua Maret 2026, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menggelar Rapat Pleno Rutin pada Senin, 9 Maret 2026, bertempat di Media Center Kantor KPU Jember. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini mengusung agenda strategis, mulai dari evaluasi progres Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Triwulan I 2026, persiapan Khataman dan Buka Bersama, penyempurnaan SOP Subbagian Keuangan Umum Logistik, hingga penguatan koordinasi kelembagaan. Berdasarkan Surat Undangan Nomor 28/TU.01.1-UND/3509/2026, rapat pleno ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran komisioner dan sekretariat KPU Jember. Hadir dalam forum tersebut, Ketua KPU Jember Dessi Anggraeni beserta para komisioner, yakni Hendra Wahyudi (Divisi Teknis Penyelenggaraan), Zeni Musafa (Divisi Hukum dan Pengawasan), Feri Agus Rudianto (Divisi Program, Data dan Informasi), serta Andi Wasis (Divisi Parmas, SDM, dan Sosdiklih). Dukungan penuh juga diberikan oleh Sekretaris KPU Jember Agus Zainur Rahmat, bersama para Kepala Subbagian: Siti Nur Indah (Parmas, Hubmas, dan SDM), Joko Nugroho (Perencanaan, Data dan Informasi), Adi Setyawan (Teknis Penyelenggaraan dan Hukum), serta Minati Mukminin (Keuangan, Umum, dan Logistik). Dalam sesi diskusi, Perencanaan PPDB Triwulan I 2026 menjadi sorotan utama untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel. Selain itu, persiapan kegiatan Khataman dan Buka Bersama yang akan digelar dalam waktu dekat juga dibahas secara rinci, termasuk teknis pelaksanaan dan koordinasi lintas divisi. Penyempurnaan SOP di Subbagian Keuangan, Umum, dan Logistik turut menjadi prioritas guna meningkatkan efisiensi tata kelola administrasi. Ketua KPU Jember Dessi Anggraeni menegaskan pentingnya rapat pleno sebagai instrumen evaluasi berkala. "Melalui forum ini, kami memastikan setiap program berjalan tepat sasaran, termasuk persiapan kegiatan keagamaan di bulan Ramadan. Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya. Dengan sinergi antara komisioner dan sekretariat, KPU Jember optimistis dapat merealisasikan seluruh program kerja secara presisi dan berdampak positif bagi publik. (dwp) ....
Tingkatkan Transparansi Layanan Masyarakat, KPU Jember Gelar Simulasi Permohonan Informasi Publik
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Dalam rangka mengoptimalkan mutu layanan dan mewujudkan keterbukaan informasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menyelenggarakan kegiatan Simulasi Pelayanan Permohonan Informasi Publik. Kegiatan edukatif ini dilaksanakan secara terpusat di Aula KPU Kabupaten Jember pada hari Rabu, 04 Maret 2026, dan dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB. Berdasarkan surat undangan resmi bernomor 25/TU.01.1-Und/3509/2026 , acara ini diwajibkan bagi seluruh elemen lembaga, yang meliputi Anggota KPU , Sekretaris , jajaran Kasubbag, serta seluruh pegawai KPU Jember. Inisiatif penyelenggaraan simulasi ini merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti hasil keputusan Rapat Pleno yang telah diselenggarakan pada tanggal 02 Maret 2026. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pelayanan informasi dapat berjalan secara efektif, efisien, dan selaras dengan prinsip transparansi. Ketua KPU Kabupaten Jember, Dessi Anggraeni, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan aparatur dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat. "Kami menaruh harapan besar agar melalui simulasi ini, seluruh pegawai KPU Jember mampu mengimplementasikan prosedur layanan permohonan informasi publik dengan benar dan sangat responsif," tegas Dessi. Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kapasitas ini akan berdampak langsung pada akselerasi layanan yang sesuai dengan regulasi. Adapun proses pelaksanaan simulasi tersebut dipandu langsung oleh Kasubbag Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM, Siti Nur Indah, yang bertindak sebagai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Selama kegiatan berlangsung, tim memperagakan secara detail alur penanganan pemohon, mulai dari tata cara penerimaan permintaan, proses verifikasi kelengkapan dokumen pendukung, hingga tahap akhir pendistribusian data kepada masyarakat. Melalui pendekatan praktik yang intensif ini, KPU Kabupaten Jember optimistis dapat meminimalisasi berbagai kendala teknis di lapangan. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam menjaga integritas dan memenuhi hak konstitusional warga negara untuk mengakses informasi. (dwp) ....
Wujudkan Keterbukaan Informasi, KPU Jember Mantapkan SOP Pelayanan
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember memantapkan kesiapan personelnya melalui simulasi pelayanan informasi publik yang digelar di Aula KPU Jember, Rabu, 04 Maret 2026. Acara ini merupakan langkah strategis pasca Rapat Pleno 02 Maret 2026 guna memastikan setiap pemohon informasi mendapatkan haknya secara optimal. Simulasi yang dimulai pukul 10.00 WIB ini diikuti oleh seluruh elemen sekretariat, mulai dari Sekretaris hingga staf teknis. Pelaksanaan simulasi ini dilatarbelakangi oleh semangat transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik Aparatur Sipil Negara. Para petugas PPID secara detail mempraktikkan cara menerima tamu, memeriksa validitas permohonan, hingga menyampaikan informasi publik yang dibutuhkan dengan tepat waktu. KPU Jember percaya bahwa pelayanan yang responsif adalah kunci utama integritas lembaga. Komisioner KPU Jember, Andi Wasis, dalam arahannya menekankan bahwa pelayanan informasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan tanpa dasar hukum yang jelas. Beliau meminta seluruh pegawai untuk benar-benar menguasai alur birokrasi yang telah ditetapkan dalam SOP. "Informasi yang diberikan kepada masyarakat harus dilakukan dengan tata cara yang benar sesuai prosedur," tutur Andi Wasis di sela-sela kegiatan. Selain itu, Andi Wasis mengingatkan pentingnya jalur birokrasi formal dalam setiap permintaan data untuk menghindari penyalahgunaan informasi. Beliau menegaskan bahwa semua harus tercatat secara administratif di bawah naungan PPID. "Permohonan harus dilakukan dengan cara bersurat, melalui PPID yang bertanggung jawab dalam permohonan data tersebut," pungkasnya. Melalui peningkatan kapasitas SDM ini, diharapkan hambatan teknis yang sering terjadi dalam pelayanan informasi dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat mengakses data dengan prosedur yang jelas dan mudah. (dwp) ....
KPU Jember Gelar Rapat Pleno Rutin, Fokuskan Transparansi dan Penguatan Kelembagaan
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Pada hari Selasa, 24 Februari 2026, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember telah menyelenggarakan agenda Rapat Pleno Rutin Tahun 2026. Kegiatan koordinasi internal yang dimulai secara tepat waktu pada pukul 10.00 WIB ini bertempat di fasilitas Ruang Media Center Kantor KPU Kabupaten Jember. Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari surat undangan resmi dengan nomor register 021/TU.01.1-UND/3509/2026 yang memiliki sifat penting dan dikeluarkan pada 23 Februari 2026. Forum diskusi strategis tersebut dipimpin langsung oleh Ibu Dessi Anggraeni. Sebagaimana sasaran yang tercantum dalam surat undangan, rapat ini mengumpulkan para pimpinan lembaga, yang terdiri atas para Anggota KPU Kab Jember, Sekretaris KPU Kab Jember, serta jajaran Kasubbag KPU Kab Jember. Bapak Agus Zainur Rahmat yang menjabat sebagai Sekretaris turut hadir guna menyelaraskan visi antara pimpinan komisioner dan staf kesekretariatan. Sinergi ini dinilai esensial untuk menjaga ritme kinerja institusi, sehingga seluruh tahapan layanan kepemiluan dapat terselenggara dengan berkualitas. Pembahasan dalam pleno kali ini mengerucut pada tiga isu fundamental. Pertama, pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP) guna menjamin kemudahan akses informasi bagi publik. Kedua, evaluasi komprehensif terkait pelaksanaan dan serapan anggaran operasional. Terkait poin ini, pimpinan KPU menginstruksikan setiap divisi untuk lebih cermat memantau teknis pendanaan agar asas akuntabilitas terus terjaga tanpa kendala. Ketiga, peningkatan standar etika komunikasi publik. Seluruh jajaran staf diwajibkan menjunjung tinggi profesionalisme serta mematuhi kode etik saat merespons aduan masyarakat, demi membentengi masyarakat dari paparan disinformasi yang rentan terjadi. Sebagai konklusi dari pertemuan ini, jajaran pimpinan dan staf merumuskan peta jalan serta rencana aksi untuk bulan berikutnya. Salah satu gagasan utamanya adalah penguatan infrastruktur digital institusi. Melalui fondasi kerja sama yang solid ini, KPU Jember sangat optimis mampu mempertahankan integritas lembaganya serta terus menghadirkan layanan publik yang prima di sepanjang tahun. (dwp) ....
KPU Jember Perkuat Sinergi dengan Bawaslu, Pastikan Akurasi Data Pemilih Awal Tahun 2026
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menerima kunjungan koordinasi intensif dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jember di Kantor KPU Jember pada Kamis (19/02). Pertemuan strategis ini dilaksanakan untuk menyelaraskan langkah pengawasan serta memastikan akurasi data pemilih di awal tahun 2026. Mewakili KPU Jember, Bapak Feri Agus Rudianto selaku Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, menyambut baik kehadiran pihak pengawas. Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga poin krusial yang menjadi fokus pembahasan bersama. Pertama, mengenai kendala distribusi data pemilih dari pusat yang belum sepenuhnya diterima oleh KPU di tingkat Kabupaten/Kota. Hal ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat proses pemutakhiran data di lapangan. "Kami berkomitmen memastikan aliran data berjalan lancar. Masukan dari Bawaslu terkait percepatan distribusi data dari pusat sangat penting agar akurasi daftar pemilih tidak terancam," ujar Feri Agus Rudianto. Poin kedua menekankan pada penguatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan (stakeholder). KPU Jember akan mengintensifkan sinergi aktif dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) untuk sinkronisasi data kematian dan pindah domisili, serta berkoordinasi dengan TNI/Polri terkait pemutakhiran status keanggotaan. Langkah ini diambil agar KPU didukung oleh data primer yang valid dari instansi penyedia data kependudukan hingga tingkat desa/kelurahan. Terakhir, memasuki pertengahan Februari, kedua lembaga mulai mematangkan persiapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan I Tahun 2026. KPU Jember berkomitmen untuk menjaga transparansi dalam menyajikan progres data sebelum rapat pleno dilakukan pada akhir Maret mendatang. Dengan koordinasi yang solid ini, KPU Jember optimis bahwa seluruh proses rekapitulasi dan pemutakhiran data akan berjalan sesuai jadwal serta regulasi yang berlaku demi terciptanya data pemilih yang berkualitas. (dwp) ....
KPU Jember Perkuat Literasi Demokrasi Melalui Program Podmokrasi Bersama KPU Provinsi Jawa Timur
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menerima kunjungan kerja sekaligus menggelar program inovatif bertajuk "Podmokrasi" pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Podcast KPU Jember ini menghadirkan narasumber spesial dari KPU Provinsi Jawa Timur sebagai upaya memperkuat literasi demokrasi di kalangan masyarakat. Kedatangan rombongan KPU Provinsi Jawa Timur disambut langsung oleh Sekretaris KPU Jember, Bapak Agus Zainur Rahmat, didampingi Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum, Bapak Adi Setyawan, serta Kasubbag Keuangan Umum Logistik, Ibu Minati Mukminin. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan mengusung tema penguatan literasi demokrasi bagi masyarakat di wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jember. Hadir sebagai narasumber utama, Bapak Nur Salam, Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Timur. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam setiap tahapan demokrasi. "Edukasi politik yang masif dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menciptakan pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab," ujarnya. Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh jajaran komisioner KPU Provinsi Jawa Timur lainnya, yakni Bapak Choirul Umam, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan; Bapak Miftahur Rozaq, Komisioner Divisi Perencanaan dan Logistik; serta Bapak Habib M. Rohan, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan. Kehadiran mereka semakin memperkaya diskusi dengan perspektif teknis, perencanaan, dan legalitas penyelenggaraan pemilu. Program Podmokrasi sendiri merupakan inisiatif KPU Jember dalam memanfaatkan platform podcast sebagai media sosialisasi dan edukasi publik. Melalui sinergi antara KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Jember, diharapkan tercipta keselarasan visi dalam menyongsong agenda-agenda demokrasi ke depan. Selain itu, kolaborasi ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi dan pendidikan politik yang lebih inovatif dan mudah diakses masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, KPU Jember berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi. Kegiatan Podmokrasi ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa KPU hadir tidak hanya sebagai penyelenggara teknis, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun budaya politik yang sehat dan partisipatif. (dwp) ....
Publikasi
Opini
Jember, kab-jember.kpu.go.id - Program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memiliki daya tarik besar bagi mahasiswa Sastra Indonesia semester lima yang ingin menyelami dunia profesional, termasuk penulis. Motivasi utamanya melampaui sekadar pemenuhan konversi SKS; ini adalah upaya strategis untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan praktik lapangan guna mengasah hard skill maupun soft skill. Selama empat bulan bertugas di Komisi Pemilihan Umum (KPU), penulis berkesempatan mengimplementasikan berbagai kompetensi, mulai dari manajemen administrasi hingga komunikasi kelembagaan. Pengalaman ini sangat krusial dalam melatih adaptabilitas terhadap ritme dan budaya birokrasi pemerintahan. Kendati demikian, realitas di lapangan tidak selalu berjalan mulus sesuai ekspektasi awal, sehingga memunculkan urgensi bagi penulis untuk melakukan refleksi kritis demi perbaikan kualitas program magang di masa mendatang. Proses adaptasi di instansi pemerintah menjadi tantangan tersendiri, di mana penulis sempat mengalami kecanggunguan untuk berinisiatif di awal masa tugas yang berdampak pada kepercayaan diri. Selain itu, relevansi antara tugas harian dengan mata kuliah konversi dirasa belum maksimal, sehingga penerapan teori menjadi terbatas. Hambatan lain muncul dari dinamika komunikasi internal yang terkadang kurang empatik, yang berpotensi memengaruhi kenyamanan psikologis peserta magang. Masalah ini diperparah dengan sistem pendampingan yang belum terstruktur rapi; ketidakjelasan pembagian peran antara mentor lapangan dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) seringkali memicu kebingungan. Mekanisme umpan balik pun dinilai kurang transparan, di mana evaluasi kinerja jarang disampaikan secara langsung kepada peserta, melainkan melalui pembicaraan di luar forum pembinaan yang justru menimbulkan ketidaknyamanan. Sebagai langkah konstruktif, penulis merekomendasikan perombakan sistem mentoring agar lebih terorganisir dan komunikatif. Diperlukan evaluasi berkala, baik mingguan maupun bulanan, yang disampaikan secara lugas agar peserta dapat segera memperbaiki diri. Sangat penting bagi mitra magang untuk memahami substansi mata kuliah konversi agar dapat merancang penugasan yang terstruktur, bertarget, dan relevan dengan capaian pembelajaran mahasiswa. Dengan adanya peta kerja yang jelas, progres kompetensi peserta dapat terukur dengan baik. Terakhir, penciptaan lingkungan kerja yang mengedepankan etika komunikasi dan budaya saling menghargai mutlak diperlukan demi menjamin kesehatan mental serta profesionalisme selama kegiatan berlangsung. Penulis : Zulfa Yuli Asmawati - Mahasiswa FIB UNEJ 2023
Jember, kab-jember.kpu.go.id – Program Magang Berdampak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) telah menjadi salah satu wadah strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di dunia kerja. Fakultas Hukum Universitas Jember (FH UNEJ) menjadi salah satu fakultas yang berpartisipasi aktif dalam program ini melalui kerja sama kelembagaan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember. Dalam pelaksanaannya, sejumlah mahasiswa FH UNEJ ditempatkan langsung di lingkungan KPU Jember untuk menjalani masa magang mulai 9 September hingga 5 Desember 2025. Kegiatan magang tersebut dilaksanakan di Kantor KPU Jember, tempat di mana mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta magang, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem kerja profesional lembaga penyelenggara pemilu. Program ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai dinamika administrasi kepemiluan serta peran strategis KPU dalam menjaga kualitas demokrasi. Selain itu, magang ini menjadi bentuk implementasi kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga penyelenggara negara dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Mahasiswa menilai bahwa program ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berarti. Sejak hari pertama, para peserta magang disambut dengan tangan terbuka oleh seluruh jajaran KPU Jember. Sikap profesional yang disertai nuansa kekeluargaan menjadi nilai penting yang mahasiswa rasakan sepanjang pelaksanaan magang. Mahasiswa juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan, baik formal maupun nonformal, seperti mengikuti rapat, mendampingi kegiatan sosialisasi, melakukan penataan berkas di gudang logistik, menghadiri pengajian rutin bulanan, hingga mengikuti kegiatan anjangsana dan olahraga bersama setiap Jumat. Selain itu, mahasiswa mendapatkan kesempatan terlibat langsung dalam tugas teknis administrasi kepemiluan, termasuk proses input data C-Hasil dan D-Hasil Pemilu. Seluruh proses tersebut dilaksanakan dengan bimbingan dan arahan yang jelas dari pihak KPU, sehingga mahasiswa dapat memahami alur kerja serta standar operasional yang berlaku. mahasiswa juga memperoleh wawasan baru mengenai aktivitas KPU di luar masa tahapan pemilu, sebuah aspek yang jarang diketahui oleh publik maupun mahasiswa pada umumnya. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa FH UNEJ menilai bahwa KPU Jember berhasil menunjukkan bahwa profesionalitas dan kekeluargaan dapat berjalan beriringan. Lingkungan kerja yang suportif tidak hanya membantu mahasiswa beradaptasi, tetapi juga mendorong pengembangan kompetensi, kedisiplinan, dan etika kerja. Atas semua pengalaman dan pembelajaran tersebut, mahasiswa berharap agar kerja sama antara Fakultas Hukum Universitas Jember dan KPU Jember dapat terus terjalin dan dikembangkan di masa mendatang demi menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan di bidang kepemiluan dan hukum administrasi negara. Penulis : Dinda Alifa Maharena - Mahasiswa FH UNEJ 2022
Jember, kab-jember.kpu.go.id - Sebagai peserta CPNS KPU 2025 dengan latar belakang teknologi informasi, kami melihat Ortug (Orientasi Tugas) lebih dari sekadar tahap awal dalam perjalanan ASN. Ortug ini merupakan ruang strategis untuk membangun pemahaman menyeluruh tentang peran KPU dalam menjaga demokrasi, serta kesempatan untuk menyelaraskan kompetensi teknis dengan nilai-nilai ASN yang berintegritas. Kesan mendalam terhadap Ortug tahun ini adalah penekanannya pada nilai dasar ASN berAKHLAK (berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif) dan prinsip netralitas dalam penyelenggaraan pemilu. Dalam dunia teknologi informasi, prinsip ini selaras dengan semangat transparency by design, di mana sistem dibangun dengan akuntabilitas sebagai pondasi utama. Ortug juga membuka mata bahwa transformasi digital dalam pemilu bukan sekadar otomatisasi, tetapi transformasi nilai. Sebagai CPNS berlatar TI, kami melihat tantangan untuk mengembangkan sistem informasi pemilu yang tidak hanya efisien, tapi juga mampu menjaga integritas data pemilih, mengimplementasikan keamanan siber, dan keterbukaan informasi publik. Hal ini selaras dengan roadmap KPU menuju pemilu digital yang inklusif dan terpercaya. Ortug telah menegaskan bahwa menjadi bagian dari KPU bukan hanya soal menjadi birokrat, melainkan penjaga demokrasi berbasis data dan etika. Kami percaya, di era digital ini, profesional TI harus hadir sebagai katalis reformasi birokrasi, khususnya di lembaga strategis seperti KPU. Penulis : Ir (Cand.) Diyan Wahyu Pradana, S.Kom, MOS, GCE, MCE - Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi CPNS KPU Jember
JEMBER - Usia Jawa Pos Radar Jember yang telah memasuki seperempat abad di tahun 2024 ini, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk senantiasa hadir dalam mengawal setiap dinamika yang terjadi. Khususnya di Kota Cerutu, Kabupaten Jember, yang dicintai bersama ini. Ketua KPU Jember Dessi Anggraeni juga mengungkapkan demikian. Dessi menilai, sebagai media mainstream, Jawa Pos Radar Jember selama ini telah banyak memberikan warna dalam setiap dinamika pembangunan di Kabupaten Jember. Selama kurun waktu 25 tahun terakhir. "Radar Jember selama 25 tahun ini telah banyak memberi warna, berkontribusi dalam setiap kontestasi politik, dan mewujudkan tegaknya demokrasi di Jember ini," kata Dessi, kemarin (15/7). Dessi juga mengutarakan, pada setiap kontestasi politik, media memiliki peranan yang cukup vital. Dia mengharap, Radar Jember dapat mengambil peran, salah satunya menyuguhkan informasi tentang literasi kepemiluan dan seputar edukasi politik. "Lebih-lebih di tahun politik ini, kami mengharap Radar Jember bisa memberikan edukasi politik kepada masyarakat. Saya rasa banyak hal yang bisa dilakukan media sebesar Radar Jember. Tidak selalu berupa berita, namun bisa dengan event, ataupun kegiatan lain yang melibatkan berbagai masyarakat," tegas Dessi.
Jember- Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan program dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang mana bertujuan untuk membentuk mahasiswa agar memiliki banyak pengalaman nantinya di dalam dunia pekerjaan. Fakultas Hukum Universitas Jember pun membuka jalan selebar-lebarnya untuk mahasiswanya berkembang, salah satunya dengan program magang. Program magang ini memiliki hubungan dengan beberapa instansi yang ada di Indonesia, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Salah satu instansi yang berhubungan dengan Fakultas Hukum Universitas Jember yaitu Kemenkumham, DPRD Kabupaten, IMIGRASI, Pemkab, KPU, dan masih banyak lagi. Tertanggal 21 Agustus 2023 Fakultas Hukum Universitas Jember melepas sebanyak 12 mahasiswa-nya untuk melakukan program magang di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember. Joko Nugroho S.T. sebagai Plt Sekretaris KPU kabupaten Jember menerima mahasiswa program magang dan di dampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan yaitu bapak Ferdiansyah Putra S.H., M.H. ada banyak yang dilakukan pada saat program magang MBKM ini. Melihat sebentar lagi akan ada momentum yang sangat dituggu-tunggu oleh seluruh warga negara Indonesia, yaitu pemilihan umum. Hal ini menjadikan kami selaku mahasiswa program magang MBKM sangat antusias untuk diterjunkan pada instansi yang ada kaitannya tentang Pemilihan Umum (PEMILU). Ada beberapa kegiatan yang dilakukan pada saat proram magang berlangsung yaitu “KIRAB PEMILU”. Kegiatan ini sebagai media sosialisasi, koordinasi, hingga konsolidasi pemersatu bangsa. Saat itu dilakukan di lapangan Arjasa, Kabupaten Jember. Acara dihadiri dari seluruh pimpinan KPU Kab. Jember, KPU Kab. Bondowoso, PPK dan PPS di seluruh Kab. Jember, menampilkan paskibra dari SMAN 2 Jember, dan flash mob dari SMPN 3 Jember. Kemeriahan pada kegiatan Kirab Pemilu ini benar-benar disambut baik dengan adanya bapak bupati Kabupaten Jember yaitu Hendy Siswanto. Menjadi mahasiswa bukan hanya terpaku dalam ruangan kelas saja, penerjunan ke dalam masyarakat pun harus dilakukan untuk menjalani Tri dharma Perguruan tinggi, yaitu Pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Banyak hal yang diterima kami selaku mahasiswa program magang dalam menyiapkan momentum pemilu yang akan diselenggarakan 14 Februari 2024. Penulis : Salma Hidayah