Sosialisasi

KPU Goes To Campus : Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan KPU Jember Dalam Penguatan Demokrasi Pasca Pemilu

Jember, kab-jember.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember mengambil peran strategis sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan agenda nasional "Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025". Bertempat di Universitas Islam Negeri (UIN) KH Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Jawa Timur, KPU Kabupaten Jember berkolaborasi dengan KPU RI dan KPU Jatim sukses memfasilitasi pertemuan antara penyelenggara pemilu tingkat pusat dengan civitas academica.

Kegiatan krusial ini dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Desember 2025, momentum yang tepat untuk melakukan refleksi pasca berakhirnya seluruh rangkaian pesta demokrasi besar di tahun-tahun sebelumnya.

Dalam kapasitasnya sebagai bagian dari komite kegiatan, KPU Kabupaten Jember turut menyelenggarakan forum seminar tingkat tinggi. Tidak tanggung-tanggung, acara ini dibuka langsung oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin. Turut hadir memperkaya diskusi adalah Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin, Kepala BKD DPR Bayu Dwi Anggono, serta tuan rumah akademisi, Guru Besar UIN KHAS Jember, M Noor Harisudin.

Mochammad Afifuddin menegaskan urgensi acara sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan ini. Menurutnya, pendidikan pemilih tidak boleh berhenti saat pemilu usai. Justru di masa tenang pascapemilu dan pilkada inilah waktu terbaik untuk menampung aspirasi publik. Tujuannya adalah menciptakan mekanisme timbal balik (feedback) yang konstruktif guna memperbaiki kualitas pemilihan di masa depan, baik untuk tingkat Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota.

Sosialisasi dilakukan dengan metode dialog interaktif yang menyasar generasi muda. Bapak Afif menekankan bahwa KPU membuka diri terhadap masukan kritis mahasiswa mengenai format pemilu ideal ke depan. Ia juga mengingatkan bahwa menyukseskan pemilu adalah kewajiban kolektif, bukan hanya tugas penyelenggara. KPU Kabupaten Jember, melalui kegiatan ini, telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesinambungan edukasi politik di tingkat daerah demi melahirkan pemimpin berkualitas di level nasional maupun lokal. (dwp)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 113 kali