Berita Terkini

KPU Jember Jelaskan Pentingnya Pemilu dalam kegiatan Gerakan Cerdas Memilih (GCM) yang diselenggarakan oleh RRI

Jember - Anggota KPU Kabupaten Jember, Andi Wasis menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Gerakan Cerdas Memilih (GCM) yang diselenggarakan oleh RRI Jember pada, Minggu 03/09/2023 Dalam Kesempatan tersebut, Andi Wasis menyampaikan, bahwa pentingnya membangun kesadaran politik khususnya bagi pemilih muda, untuk meningkatkan wawasan akan pentingnya pemilu dalam kehidupan demokrasi bangsa. Andi Wasis juga mengatakan bahwa untuk mensukseskan pemilu 2024, perlu gotong-royong seluruh elemen masyarakat, untuk itu Andi Wasis mengajak semua pihak untuk turut melakukan sosialisasi dan pendidikan politik supaya masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menggunakan hk pilihnya di TPS pada 14 Februari 2024. 

Sambil Sosialisasi KPU Jember bersama PPK Rambipuji bagikan sembako untuk masyarakat

Jember - KPU kabupaten Jember bersama PPK Rambipuji melaksanakan sosialisasi pemilu 2024 di RTH Kecamatan Rambipuji pada Sabtu (02/09/2023). Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, KPU bersama PPK dan PPS se Kecamatan Rambipuji berkeliling memberikan informasi seputar tahapan pemilu 2024 dengan menyasar sejumlah masyarakat yang sedang menikmanti malam minggu di sekitar RTH Rambipuji,  tidak hanya sekedar melakukan sosialisasi, dalam kesempatan tersebut KPU Jember juga membagikan sembako kepada masyarakat yang dikemas dengan game interaktif sehingga masyarakat bisa antusuas mengikuti sosialisasi yang diadakan oleh KPU Kegiatan Sosilaisasi KPU Jember sendiri merupakan program rutin yang hampir setiap minggu dilaksanakan untuk memberi eduksi dan informasi seputar tahapan pemilu 2024

Jelang Pelaksanaan Kirab Pemilu 2024, KPU Jember Lakukan Koordinasi Dengan Pihak Kepolisian

Jember - Dalam persiapan kirab pemilu 2024 di Kabupaten Jember yang akan dilaksanakan pada 23-28 September 2023, KPU Kabupaten Jember melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian resort Jember koordinasi tersebut dilaksanakan di Kantor Polres Jember pada 28 Agustus 2023. Pada kesempatan tersebut ketua KPU Jember, Muhammad Syai'in didampingi tiga orang komisioner dan PLT Sekertaris, berharap pada pelaksanaan Kirab Pemilu 2024 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Jember, pihak keamanan dapat turut bersinergi dengan KPU menjaga jalannya kirab pemilu 2024 dengan aman dan lancar KPU Jember juga mengatakan jika Kirab pemilu nantinya akan berkeliling di seluruh wilayah Jember untuk mensosialisasikan pemilu 2024 kepada masyarakat.   

Gelar Sosialisasi Pelaksanaan Pemilu, KPU Jember Mengenalkan Pentingnya Pemilu Sejak Dini

JEMBER – Sosialisasi dalam rangka mengenalkan dan mengedukasi siswa kelas 7 SMPN 2 Jember diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember pada Selasa (22/8). Sosialisasi ini diselenggarakan sebagai wujud peran KPU dalam memberikan edukasi dan pelayanan publik mengenai informasi pemilu. Sosialisasi yang dilaksanakan di kantor KPU Kabupaten Jember dihadiri oleh siswa dari SMPN 2 Jember berjumlah 50 siswa. Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengenalan pemilu kepada siswa sejak awal menjelang berlangsungnya pemilu 2024. Sosialisasi mengenai pengenalan dan penyelenggaraan pemilu dihadiri oleh Andi Wasis selaku komisaris KPU sekaligus pemateri dalam kegiatan ini. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan SMPN 2 Jember untuk menyampaikan maksud dan tujuan siswa SMPN 2 Jember mengikuti sosialisasi mengenai pemilu dari KPU. Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pemilu dan pelaksanaanya oleh Andi Wasis. Penyampaian materi ini meliputi pengenalan dan edukasi pentingnya pemilu, tahapan pencalonan, dan pelaksanaan pemilu. Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan sejarah pemilu pertama di Indonesia dan simulasi pemilu yang dipandu langsung oleh Sugiono selaku staf pelaksana. Siswa SMPN 2 Jember dibagi menjadi beberapa kelompok dan secara bergantian mengikuti simulasi pemilu. Simulasi tersebut dilakukan sebagai bentuk pengenalan pelaksanaan pemilu mulai dari pengisian daftar hadir, pengambilan surat suara, pencoblosan atau pemilihan, peletakan surat suara, dan pengambilan tinta sebagai tanda telah menggunakan hak suaranya. Simulasi pemilu dilanjutkan dengan praktik perhitungan suara secara terbuka yang diperagkan langsung oleh perwakilan siswa dari SMPN 2 Jember. Berakhirnya perhitungan suara sekaligus sebagai agenda terakhir dari sosialisasi pengenalan pemilu oleh KPU Jember.   (Vidya Dita Putri Setyoroni)

KPU Jember Berharap Pemerintah Daerah Alokasikan Anggaran Untuk Jaminan Sosial Badan Adhoc

Jember -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember berharap pemerintah dapat menyediakan anggaran jaminan sosial bagi badan AdHoic pemilu 2024 yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Jember. Menurut komisioner KPU Jember, Ahmad Hanafi KPU RI sudah menerbitkan surat Nomor 267 pada 21 Maret 2023 yang memninta agar KPU Kabupaten/kota dapat berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran jaminan sosial untuk badan adhoc pemilu 2024  “Pada pokoknya KPU RI menginstruksikan kepada KPU provinsi, kabupaten, dan kota untuk bekerja sama dan berkoordinasi dengan gubernur, bupati, dan wali kota untuk aktif dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi, KPU Jember sudah menyampaikan surat kepada bupati pada 9 Juni 2023. “Kami memohon penyediaan anggaran untuk perlindungan jaminan sosial untuk penyelenggara badan adhoc Pemilu 2024,” kata Hanafi.’ Hanafi mengatakan, pihaknya sepakat perlu ada jaminan kepada penyelenggara pemilu ad hoc supaya mereka bekerja dengan melaksanakan tugas dengan tenang. Sebelumnya, pada 5 Juni 2023, KPU menyampaikan langsung hal tersebut dalam audiensi dengan Bupati Hendy Siswanto. “Kami juga membahas ketersediaan anggaran dalam Pilkada 2024, terkait dengan 40 persen anggaran pemilu yang harus disediakan pada 2023 dan sisanya pada 2024,” kata Hanafi. Hanafi berharap, dengan dorongan parlemen, keinginan KPU Jember bisa dipenuhi. “Sehingga ini bisa teranggarkan, terutama pada Perubahan APBD 2023. Dengan begitu bisa segera kita eksekusi,” katanya. “Kemarin pada waktu audiensi dengan bupati, sempat dihitung besaran kebutuhannya. Tidak banyak sebetulnya untuk mengkover seluruh penyelenggara ad hoc kita sampai KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Sekitar Rp 2,5 miliar,” kata Hanafi. Achmad Susanto, Komisioner KPU Jember lainnya, menambahkan, ada perbedaan nominal anggaran jaminan sosial yang diterima penyelenggara ad hoc di semua tingkatan. “Ini karena masa kerjanya (berbeda). Ini perlu dikaji,” katanya. Saat ini ada 155 anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang bekerja pada 14 Januari 2023 – 14 April 2024, 62 orang tenaga pendukung tingkat kecamatan yang memiliki masa kerja sama dengan PPK, 744 orang anggota panitia pemungutan suara (PPS) yang bekerja pada 24 Januari 2023 – 24 April 2024, 53.942 orang anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), dan 15.412 orang petugas perlindungan masyarakat yang masing-masing bekerja pada Februari – Maret 2024. “Petugas kami terbanyak ada di tempat pemungutan suara (TPS). Total petugas ad hoc penyelenggara pemilu di bawah KPU Jember sebanyak 70.315 orang di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa,” kata Susanto. KPU Jember selama ini mengalokasikan anggaran untuk santunan bagi penyelenggara yang mengalami kecelakaan kerja pada pemilihan kepala daerah tiga tahun lalu. “Ketika ada penyelenggara adhoc kami mengalami kecelakaan kerja, ada santunan yang besarannya sudah diatur melalui Peraturan KPU,” kata Hanafi. “Kemarin ada petugas di Kecamatan Ledokombo yang mengalami kecelakaan dan meninggal, santunannya sudah kami berikan. Tapi itu bukan bagian dari BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Itu insidentil,” kata pria berkacamata ini. Saat pemilu pada 2020, santunan untuk penyelenggara pemilu terutama yang menjadi korban Covid tak hanya dari JPU Jember, tapi juga gubernur Jawa Timur. “Ada banyak yang mendapatkan santunan tersebut,” kata Hanafi. Namun dengan adanya surat nomor 267 dari KPU RI, bantuan untuk penyelenggara pemilu yang mengalami kecelakaan kerja bukan lagi berbentuk santunan. “Kami berharap anggaran untuk BPJS Ketenagakerjaan ini bisa dicover dengan menggunakan APBD,” kata Hanafi. Sebagai bagian dari bentuk antisipasi agar tak terjadi lagi kecelakaan kerja parah terhadap petugas selama penyelenggaraan pemilu, KPU sudah memperbaiki rekrutmen anggota badan ad hoc. “Salah satunya dengan membatasi usia maksimal 50 tahun untuk penyelenggara adhoc, termasuk KPPS,” kata Hanafi.

Meriahkan HUT Kemerdekan RI KPU Jember Gelar Berbagai Lomba

Jember - Di sela waktu kesibukan menjalankan tahapan pemilu 2024, KPU Kabupaten Jember menggelar berbagai lomba untuk memeriahkan HUT RI ke 78. Kegiatan lomba ini sendiri diikuti oleh seluruh komisioner karyawan dan karyawati KPU Kabupaten Jember. Selain untuk memeriahkan HUT RI ke 78, kegiatan lomba ini juga sebagai ajang memperkuat sinergitas dan solidaritas serta kekompakan di lingkungan keluarga besar KPU Kabupaten Jember, agar lebih bersemangat lagi dalam menjalankan tugas tahapan pemilu tahun 2024. Berbagai lomba yang digelar KPU Jember tersebut antara lain, lomba makan kerupuk, lomba pukul air, dan berbagai lomba lainnya. Meskipun kegiatan lomba dilaksanakan ditengah tahapan Pemilu, namun hal tersebut tidak menggangu sedikitpun jalannya tahapan pemilu yang dilakukan KPU Jember