Berita Terkini

Kirab Pemilu 2024 di Jember, Dimeriahkan dengan Kesenian Reog Ponorogo

Jember -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember menerima bendera Kirab Pemilu 2024 dari KPU Bondowoso, Sabtu (23/9/2023). Penyerahan bendera tersebut dilakukan dengan cara, para peserta kirab berjalan dari Bondowoso menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Arjasa Jember, sambil membawa bendera partai politik peserta Pemilu 2024. Kegiatan kirab itu semakin meriah, karena para peserta yang berjalan juga membawakan tampilan budaya lokal berupa kesenian Reog Ponorogo.  Ketua KPU Jember, Muhammad Syaiin mengatakan, bahwa kirab kali ini secara nasional berada pada rute jalur ke VI. Karena penyerahan bendera pemilu ini dimulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT). "Dari NTT, Jembrana Bali, sementara untuk Jawa Timur dimulai dari Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan sekarang Jember," ujarnya. Setelah tiba di Bumi Pandalungan, kata Syaiin, selanjutnya KPU Jember mengirimkan bendara Pemilu di Wilayah Kabupaten Lumajang. "Tujuan Kirab Pemilu 2024 ini, untuk menyebarluaskan informasi pelaksanaan Pemilu kepada masyarakat yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024," katanya. Melalui kegiatan ini, lanjut Syaiin, diharapkan semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi pada pesta demokrasi tersebut, dengan memilih calon legislatif maupun calon presidennya. "Supaya angka partisipasi masyarakat bisa semakin meningkat," imbuh Syaiin. Ia menguraikan, bahwa pada Kirab kali ini sengaja menggunakan kesenian lokal, khususnya kebudayaan Bumi Pandalungan. "Agar lebih menarik masyarakat dan lebih dekat dengan kebudayaan masyarakat Jember," papar Syaiin.  

KPU Jember Laksanakan Serah Terima Bendera Kirab Pemilu Jalur VI dari KPU Bondowoso

Jember - Pagelaran pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden dan Anggota DPR RI, DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang akan di laksanakan pada 14 Februari 2024, ditandai kirab bendera secara nasional berada pada rute jalur ke VI. Hari ini Sabtu 23 September 2023 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember menerima bendera kirab Pemilihan Umum (KPU) 2024 dari KPU Bondowoso. Penyerahan bendera tersebut dilakukan dengan cara, para peserta kirab berjalan dari Bondowoso menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Arjasa Jember, sambil membawa bendera partai politik yang mengikuti peserta demokrasi 2024. Kegiatan kirab itu, semakin meriah. Karena para peserta yang berjalan juga membawakan tampilan budaya lokal, berupa kesenian Reog Ponorogo. Ketua KPU Jember, Muhammad Syai'in mengatakan bahwa, kirab kali ini secara nasional berada pada rute jalur ke VI. Karena penyerahan bendera pemilu ini dimulai dari Nusa Tenggara Timur (NTT). "Dari NTT, Jembrana Bali, sementara untuk Jawa Timur dimulai dari Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso dan sekarang masuk Jember hingga 6 hari kedepan, dikelilingkan ke enam dapil, " ungkap nya  Setelah tiba di Bumi Pandalungan, kata Syaiin, selanjutnya KPU Jember membawa keliling hingga enam hari ke depan sebelum mengirimkan bendara Pemilu di Wilayah perbatasan Kabupaten Jember-Lumajang.

KPU Kabupaten Jember mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pencermatan Rancangan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Kabupaten/Kota

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pencermatan Rancangan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Kabupaten/Kota Pemilihan Umum Tahun 2024 bersama dengan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.  Acara berlangsung di Kantor KPU Kota Pasuruan, Jl. Panglima Sudirman No.119 A  pada tanggal 22 - 23 September 2023, pukul 15.30 sampai dengan selesai. Mengawali agenda rapat, Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu; Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Yulyani Dewi dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan diadakannya rapat ini sebagai upaya mencapai penetapan DCT yang bebas dari sengketa dan menargetkan rampungnya DCT pada tingkat Kabupaten/Kota. Sementara itu, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam sambutannya berharap pihak KPU Kabupaten/Kota telah menginventarisasi daerah pemilihan yang akan dilakukan pencermatan serta koordinasi secara formal maupun informal. “Ada beberapa potensi yang akan dihadapi dalam tahapan pencermatan DCT yaitu, salah satunya kuota 30% perempuan. Kami minta KPU Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan partai politik dalam menyikapi kuota 30% perempuan di setiap daerah pemilihan,” imbuhnya. Selanjutnya, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Insan Qoriawan menyampaikan bahwa terdapat beberapa tahapan sebelum penetapan DCT. “Yaitu meliputi Pencermatan Rancangan DCT,  Verifikasi Administrasi Dokumen Persyaratan Calon Sementara Hasil Pencermatan Rancangan DCT, Rekapitulasi  Hasil Verifikasi Administrasi terhadap Penggantian Calon, Penyusunan, Penetapan, dan Pengumuman DCT,” terang Insan. Lebih lanjut, Rancangan DCT disusun oleh KPU, Provinsi, dan Kabupaten/Kota dengan mengacu pada DCS dan berita acara hasil Verifikasi Administrasi dokumen persyaratan pengganti calon sementara anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota yang dinyatakan memenuhi syarat.

KPU Jember dan LDII Kolaborasi Bangun Kesadaran Masyarakat dalam Pemilu 2024

Jember -  Di tengah persiapan menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menjalin kerja sama dengan DPD LDII Jember. Salah satunya dengan sosialisasi mengenai Pemilu kepada para warga. Sosialisasi Pemilu tersebut berlangsung di aula DPD LDII Kabupaten Jember, yang dihadiri oleh seluruh pengurus Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII se-Kabupaten Jember pada Kamis, (14/9). Komisioner KPU Kabupaten Jember, Ahmad Hanafi mengatakan, kerja sama ini bukan hanya sekadar bentuk koordinasi, tetapi juga sebuah langkah strategis untuk memastikan pemilih memiliki pemahaman yang kuat, tentang pentingnya hak pilih mereka dalam proses demokrasi. “Kegiatan ini tidak hanya tentang prosedur teknis pemilu, namun juga memberikan wawasan tentang bagaimana pemilu memainkan peran sentral dalam menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa,” jelas Ahmad Hanafi. Ia menyatakan komitmen KPU untuk terus mendekati masyarakat dan menjalankan perannya dalam sosialisasi pemilu, “KPU memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman tentang pemilu kepada masyarakat. Kami sangat mengapresiasi upaya sosialisasi yang telah dilakukan oleh LDII,” tutur Ahmad. Ahmad menambahkan, warga LDII dikenal sebagai kelompok yang patuh terhadap aturan dan kewajiban dalam negara, “Kerja sama ini sangat strategis karena kami yakin bahwa informasi yang kami sampaikan akan sampai dengan baik kepada warga LDII. Dengan harapan partisipasi pemilu tahun 2024 akan lebih baik dari pemilu sebelumnya,” ujar Ahmad Hanafi. Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Akhmad Malik Afandi,, menyampaikan pesan penting kepada warga LDII, “Kami menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan, bahkan jika pilihan politik berbeda,” sampainya. Sikap netral aktif LDII, lanjut Akhmad Malik, yakni tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun, memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, “Kami, dari LDII, merasa memiliki peran penting sebagai organisasi keagamaan dalam mendukung tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu. Ia mengajak semua warga LDII dan masyarakat umum untuk menyampaikan aspirasi politik mereka pada Pemilu 2024 dan tidak golput. Bagi LDII , memilih bukan hanya hak, tetapi juga bagian dari ibadah dalam menentukan masa depan bangsa. Ia pun berharap pemilih di Kabupaten Jember akan berpartisipasi aktif dalam Pemilihan Umum 2024, “LDII akan membantu pemerintah untuk memastikan masa depan bangsa ini diperjuangkan dengan bijaksana dan penuh kebersamaan,” pungkasnya.

Berikan Sosilalisasi pada Siswa SMPN 04 Jember, KPU Ajarkan Pentingnya Pemahaman Demokrasi Sejak Dini

Jember - Anggota KPU Jember, Andi Wasis memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada Siswa SMPN 04 Jember, pada Selasa 06/09/2023. Pada kesempatan tersebut Andi Wasis menjelaskan pentingnya pemahaman tentang pemilu sejak dini, hal tersebut bertujuan untuk memberikan pembelajaran dan pemahaman tentang Hak dan Kewajiban serta tanggung jawab setiap Warga Negara dalam kehidupan Berbangsa dan bernegara. Lebih jauh Andi Wasis menyampaikan pentingnya partisipasi pelajar dalam pemilu karena pemilu merupakan sarana untuk mewujudkan hak politik warga negara baik dipilih maupun memilih. karena keberhasilan pemilu dalam memilih pemimpin sangat menentukan arah kehidupan berbangsa dan bernegara serta berdampak terhadap kebijakan kebijakan yang akan diambil pemerintah dimasa mendatang.

KPU Kabupaten Jember menggelar Rapat koordinasi persiapan Kirab Pemilu 2024 Zona VI

Jember - KPU Kabupaten Jember menggelar Rapat koordinasi persiapan Kirab Pemilu 2024 Zona VI, bersama ketua PPK dan Anggota PPK Divisi Parmas pada Kamis (07/09/2023). Pada kegiatan yang dilaksankan di Ruang Aula KPU Jember tersebut, Andi Wasis Selaku Komisioner KPU Divisi SDM Parmas dan Sosdiklih memberi arahan kepada PPK untuk all out dalam melaksanakan sosialisasi pada Kirab pemilu 20204 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Jember pada 23-28 September 2023. Andi Wasis juga meminta agar dalam melaksanakan Sosialisasi Kirab Pemilu 2024 ini, PPK dapat memberi edukasi dan informasi seputar tahapan pemilu kepada seluruh elemen masyrakat yang ada di Kabupaten Jember.